PUBLIKASI:

Tahun 2013

Atmoko, T. 2013. Kelelawar, si mamalia terbang. Swara Samboja Vol 2 Nomor 1

Tahun 2012

Atmoko, T. 2012. Pemanfaatan Ruang oleh Bekantan (Nasalis larvatus Wurmb) pada Habitat Terisolasi di Kuala Samboja, Kalimantan Timur. Institut Pertanian Bogor. [Tesis]. (http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/55963)

Atmoko, T. 2012. Bekantan Kuala Samboja: Bertahan dalam keterbatasan (Melestarikan bekantan di habitat terisolasi dan tidak dilindungi). Pusat Litbang Hutan dan Konservasi Alam, Bogor. ISBN: 978-979-3145-94-5 (http://www.forda-mof.org/index.php/download/attach/Buku-bekantan.pdf/141)

Atmoko, T., A. Ma’ruf, S. E. Rinaldi, dan B. S. Sitepu. 2012. Penyebaran Bekantan (Nasalis larvatus Wurmb.) di Teluk Balikpapan, Kalimantan Timur. Prosiding ekspose hasil-hasil penelitian BPTKSDA Samboja “Hasil-hasil riset untuk mendukung konservasi yang bermanfaat dan pemanfaatan yang konservatif”, Balikpapan 3 Nopember 2011.

Atmoko, T. 2012. Pengenalan Sistem Kelompok Sosial pada Primata Sebagai Salah Satu Dasar Informasi Upaya Konservasi. Prosiding ekspose hasil-hasil penelitian BPTKSDA Samboja “Hasil-hasil riset untuk mendukung konservasi yang bermanfaat dan pemanfaatan yang konservatif”, Balikpapan 3 Nopember 2011.

Atmoko, T. 2012. Bekantan, monyet belanda yang unik. Swara Samboja Vol I No 1.

Atmoko, T. 2012. Orangutan, great apes dari Asia (Konflik Homininae vs Ponginae). Swara Samboja Vol I No 2.

Atmoko, T. 2012. Delta Mahakam, Sisakan untuk Habitat bekantan. Swara Samboja Vol I No 2.

Tahun 2011

Atmoko, T. 2011. Potensi Regenerasi dan Penyebaran Shorea balangeran (Korth) Burck di Sumber Benih Saka Kajang, Kalimantan Tengah. Jurnal Dipterokarpa 5(2): 21-36. (http://www.forda-mof.org/index.php/content/download/info/892)

Atmoko, T., Z. Arifin, dan Priyono. 2011. Struktur dan Sebaran Jenis Dipterocarpaceae di Sumber Benih Merapit, Kalimantan Tengah. Jurnal Penelitian Hutan dan Konservasi Alam VIII(4):399-413 (http://www.forda-mof.org/index.php/content/download/info/1208)

Atmoko, T. 2011. Conservation of Proboscis Monkey and Their Isolated Habitat in Kuala Samboja, East Kalimantan. Proceeding International Conference of Indonesia Forestry Researchers (INAFOR), Bogor 5-7 Desember 2011. Forest Research and Development Agency. pp 446-453. ISBN : 978-979-8452-45-1

Ma’ruf, A., T. Atmoko, and Noorhidayah. 2011. Medicinal Properties of Borneo Orangutan Food Plants in Gunung Beratus Protected Forest, East Kalimantan, Indonesia, Proceeding International Conference of Indonesia Forestry Researchers (INAFOR) 5-7 December 2011. pp 69-81. ISBN : 978-979-8452-45-1

Tahun 2010

Atmoko, T. 2010. Strategi Pengembangan Ekowisata pada Habitat Bekantan (Nasalis larvatus Wurmb.) di Kuala Samboja, Kalimantan Timur. Jurnal Penelitian Hutan dan Konservasi Alam VII (4): 425-437. (http://www.forda-mof.org/index.php/content/download/info/789)

Tahun 2009

Atmoko, T. dan A. Ma’ruf. 2009. Uji Toksisitas dan Skrining Fitokimia Ekstrak Tumbuhan Sumber Pakan Orangutan terhdap Larva Artemia salina L. Jurnal Penelitian Hutan dan Konservasi Alam. VI(1):37-45. (http://www.forda-mof.org/index.php/content/download/info/133)

Tahun 2008

Atmoko, T. dan K. Sidiyasa. 2008. Karakteristik Vegetasi Habitat Bekantan (Nasalis larvatus Wurmb) di Delta Mahakam, Kalimantan Timur. Jurnal Penelitian Hutan dan Konservasi Alam. V(4):307-316 (http://www.forda-mof.org/index.php/content/download/info/58)

Atmoko, T. 2008. Evaluasi kelayakan hutan datar alai sebagai tegakan benih teridentifikasi Shorea spp., Prosiding Workshop Sintesa Hasil Litbang Hutan Tanaman, Pusat Litbang Hutan Tanaman, Bogor. ISBN: 978-979-3819-45-7

Tahun 2007

Atmoko, T. 2007. Prospek dan Kendala Pengembangan Penangkaran Rusa Sambar (Cervus unicolor Kerr), Prosiding Seminar Pemanfaatan HHBK dan Konservasi Biodiversitas menuju Hutan Lestari

Atmoko, T. dan K. Sidiyasa. 2007. Hutan Mangrove dan Peranannya dalam Melindungi Ekosistem Pantai (Mangrove Forest and its Role in Protection of Coastal Ecosystem), Prosiding Seminar Pemanfaatan HHBK dan Konservasi Biodiversitas menuju Hutan Lestari

Atmoko, T., A. Ma’ruf, I. Syahbani, M.T. Renan Konservasi Biodiversitas menuju Hutan Lestari

Adinugroho, W.C., D. Setiabudi, W. Gunawan, T. Atmoko, Noorcahyati. 2007. Potensi dan Hambatan Pengelolaan Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Penelitian Samboja (penulis keempat), Prosiding Seminar Pemanfaatan HHBK dan Konservasi Biodiversitas menuju Hutan Lestari

Atmoko, T. 2007. Rintis Wartono Kadri “Pusat Keanekaragaman Hayati di KHDTK Samboja”. Wana Tropika Vol. 2 No. 4.

Atmoko, T. 2007. Potensi Kantong Semar sebagai Tanaman Hias. Majalah Kehutanan Indonesia. Edisi III Tahun  2007

Tahun 2006

Struebig, M., A. Benton-BrowneA. RachmadN. Yusliati, T. AtmokoRustamWitonoG. FredrikssonE. Meijaard. 2006. A bat survey in Sungai Wain Protection Forest, East Kalimantan, Indonesia. Malayan Nature Journal 59(2):189-196. (https://www.researchgate.net/publication/234077618_A_bat_survey_in_Sungai_Wain_Protection_Forest_East_Kalimantan_Indonesia/file/d912f50f13331c9f9c.pdf)

Ma’ruf, A., T. Atmoko, I. Syahbani dan Mukhaidil. 2006. Teknologi penangkaran rusa sambar (Cervus unicolor) di Desa Api-api Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Prosiding Gelar Teknologi. P3HKA, Mataram

Adinugroho, W.C., T. Atmoko, A. Puspanti dan I. Syahbani. 2006. Konsep pengelolaan ekowisata di Taman Nasional secara partisipatif, Prosiding Seminar Hasil Penelitian dan Kegiatan Pelestarian Keanekaragaman Hayati Wilayah Kalimantan. P3HKA

Tahun 2003

Atmoko, T. 2003. Studi Habitat dan Populasi Macan Tutul (Panthera pardus melas Cuvier) di Balai Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Institut Pertanian Malang. [Skripsi].

Share Button