FORDA (Makassar, 31/10/2014)_Dalam rangka mengkader diseminator hasil-hasil penelitian kehutanan, Sekretariat Badan Litbang Kehutanan bekerjasama dengan Center for International Forestry Research (CIFOR) kembali menyelenggarakan Training Workshop Menulis.

“Teman-teman ini akan menjadi kader diseminasi, diseminator lewat tulisan populer. Tulisan KTI (Karya Tulis Ilmiah) harus dipopulerkan supaya orang tahu tentang hasil-hasil penelitian kita,” kata Kepala Bagian Evaluasi, Diseminasi dan Perpustakaan, Ir. C. Nugroho S. Priyono, M.Sc sesaat sebelum menutup Training Workshop Menulis di Ruang Rapat Balai Penelitian Kehutanan (BPK) Makassar, Makassar, Jumat (31/10/2014).

Agenda training workshop menulis yang dipandu oleh seorang instruktur, Pemimpin Redaksi Harian Pikiran Rakyat, Bandung ini terdiri dari satu sesi teori tentang Berita dan Nilai Berita, Teknik Piramida Terbalik dan 5W+1H yang dilanjutkan dengan praktek menulis hardnews (berita) dan proses editing. Pada hari pertama, peserta praktek menulis hardnews dari konferensi pers oleh Kepala BPK Makassar, Ir. Misto, MP yang dilanjutkan dengan menulis hardnews dari jurnal hasil penelitian Badan Litbang Kehutanan.

Untuk mendapatkan informasi dari sumber lainnya sebagai bahan praktek menulis, hari berikutnya diadakan field trip bagi peserta ke empat Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kementerian Kehutanan yang ada di Makassar. Peserta dan pendamping dibagi menjadi dua kelompok, masing-masing mengunjungi dua UPT, yaitu Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sulawesi Selatan dan Balai Pemantauan Pemanfaatan Hutan Produksi (BPPHP) Wilayah XV serta Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Jeneberang Walanae dan Balai Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung.

Dari tiga kategori praktek menulis hardnews tersebut, instruktur menetapkan tiga peserta terbaik, yaitu Agustina Dwi Setyowati (BPTKSDA Samboja) untuk kategori berita dari field trip ke BBKSDA Sulsel; Margaretta Christita (BPK Manado) untuk kategori berita dari jurnal hasil penelitian; dan Junaidah (BPK Banjarbaru) untuk kategori berita hasil konferensi pers dengan Kepala Balai BPK Makassar.

Training yang diadakan selama tiga hari, 29 – 31 Oktober ini diperuntukkan bagi staf data dan informasi, peneliti maupun teknisi dari unit kerja Badan Litbang Kehutanan khusus wilayah Indonesia Tengah dan Timur. Hal ini mengingat di wilayah ini banyak isu-isu ‘seksi’ dari hasil penelitian yang bisa diangkat menjadi tulisan populer, seperti banyaknya temuan spesies baru di Manokwari untuk alternatif bahan pangan.

“Main pointnya adalah semakin banyak kader diseminasi dari Indonesia Tengah dan Timur akan semakin bagus,” kata Nugroho menyambut baik testimoni 21 orang peserta yang menyebutkan masing-masing mendapatkan benefitnya sendiri-sendiri di akhir acara.

Dengan itu, Nugroho yakin peserta sebagai kader diseminasi akan lebih aware (peduli) pada kepentingan institusi, keterampilan menulis yang diperoleh akan didedikasikan bagi institusi dengan fasilitas website. “Kita punya fasilitas, anda punya keterampilan, tujuannya jelas, manfaatkanlah skill anda untuk itu. Mudah-mudahan ini bermanfaat bagi kita semua. Tetaplah menulis,” kata Nugroho menutup acara.

Hal ini senada dengan harapan Sekretaris Badan Litbang Kehutanan, Ir. Tri Joko Mulyono, MM yang disampaikan dalam arahannya saat membuka training tersebut, Rabu (29/10/2014). “Apapun yang kita lakukan dan hasilkan harus kita komunikasikan kepada pengguna, salah satunya pengambil kebijakan. Oleh karena itu, saya berharap banyak, teman-teman inilah yang akan menjadi kontributor website melalui keterampilan menulis yang baik sehingga website (kita) banyak diakses orang,” harap Sekbadan.

Sebagai tindak lanjut dari kegiatan ini, pihak manajemen akan menyurati kepala unit kerja masing-masing peserta untuk mengoptimalkan keterampilan peserta yang telah diperoleh dari training ini dan terus memonitor website unit kerja.***(RH)

Materi:

Menulis Berita untuk Situs Web

Sumber : http://www.forda-mof.org/index.php/berita/post/1893

Share Button