Jakarta – NEWtrees merupakan sebuah inisiatif program restorasi hutan WWF-Indonesia pada kawasan-kawasan yang dilindungi. NEWtrees memberikan wacana baru bagi masyarakat luas guna membantu proses reforestasi dan melindungi kawasan lindung/kawasan hutan serta mengawasi pertumbuhan pohon melalui geotags. Publik dapat memonitor secara online dengan mengunjungi www.wwf.or.id/newtrees atau http://map.newtrees.org/map/view. Program ini juga mengundang pihak korporasi dan individual untuk berperan serta dalam merehabilitasi hutan Indonesia.

Program ini dikembangkan dengan tujuan untuk membantu memulihkan kondisi ekosistem setempat, antara lain perbaikan daerah tangkapan air, pencegahan terhadap erosi tanah terutama pada kawasan-kawasan perbukitan dan pegunungan, pencegahan terhadap abrasi pada daerah pesisir pantai, serta mengurangi dampak banjir.

Dalam pelaksanaannya, Program NEWtrees selalu bekerja sama dengan masyarakat setempat. Mereka berperan dalam pelaksanaan pembibitan, penanaman, perawatan, pemantauan dan pengamanan kawasan. Sehingga kegiatan ini menjadi salah satu pendapatan alternatif bagi masyarakat. Di sisi lingkungan, nilai bagi masyarakat adalah perbaikan kondisi lingkungan setempat untuk menunjang kehidupan sehari-hari dan adanya kesempatan untuk berkontribusi terhadap pelestarian lingkungan. Secara ekonomi dalam jangka panjang masyarakat dapat menanfaatkan hasil hutan non-kayu dari kegiatan reforestasi ini.

Dukungan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) dalam kegiatan pelestarian lingkungan dilaksanakan secara berkelanjutan. Masih melalui program Bakti BCA, upaya pelestarian hutan di Sukabumi, Jawa Barat, yang sekaligus sebagai hutan pelestarian penyu pun mendapatkan dukungan penuh.

Melalui Solusi Sinergi Bakti BCA, kembali dilakukan donasi senilai Rp200 juta kepada World Wide Fund for Nature (WWF) Indonesia. Selanjutnya, donasi tersebut akan dimanfaatkan oleh WWF-Indonesia untuk mendukung pelaksanaan program rehabilitasi hutan Pusat Konservasi Penyu di Pangumbahan, Sukabumi, Jawa Barat.

Dalam acara simbolis yang digelar di Jakarta, beberapa waktu lalu, Presiden Direktur BCA, Jahja Setiaatmadja menyerahkan donasi tersebut kepada CEO WWF-Indonesia Efransjah. Disaksikan oleh Sekretaris Perusahaan BCA Inge Setiawati, Head of CSR BCA Sapto Rachmadi dan Direktur Marketing WWF-Indonesia Devy Suradji.

Dalam sambutannya, Jahja menyampaikan, perbaikan serta peningkatan kualitas lingkungan hidup, sangatlah penting. Tidak salah apabila BCA menyokong penuh kegiatan ini. ‘’Program Bakti BCA bidang lingkungan dalam bentuk donasi senilai Rp200 juta ini dilakukan sebagai dukungan BCA terhadap perbaikan dan peningkatan kualitas lingkungan hidup dan upaya rehabilitasi hutan,’’ paparnya.

Jahja berharap, bantuan dana yang diberikan dapat digunakan untuk penanaman 2.000 pohon di kawasan hutan seluas 5 hektar. Dimana, hutan tersebut menjadi pusat konservasi penyu. ‘’Kerjasama BCA bersama WWF-Indonesia ini, bertujuan untuk merehabilitasi hutan.Selain juga meningkatkan kondisi habitat penyu yang semakin menurun kualitasnya,’’ tutur Jahja.

Dengan membaiknya kondisi hutan tersebut, lanjut Jahja, bisa berdampak positif bagi habitat penyu. Memberikan tempat yang aman dan nyaman bagi pengembangbiakan penyu. ‘’Apabila hutan yang semula terdegradasi bisa direhabilitasi kembali. Maka bisa bermanfaat sekali. Menjadi tempat yang ideal bagi penyu untuk bertelur dan berkembang biak. Sehingga bisa terjamin populasinya,’’ kata Jahja.

Tentunya, apabila rehabilitasi hutan melalui kegiatan menanam kembali (reboisasi) berhasil dikembangkan, diharapkan dapat memberikan manfaat positif. Misalnya, mengurangi efek rumah kaca di Indonesia, memperbaiki ekosistem, serta beberapa manfaat lainnya.

Dalam rangka mengurangi efek rumah kaca ini, pemerintah menggagas gerakan “Penanaman Satu Miliar Pohon” sejak 2010. Kegiatan ini, melibatkan seluruh komponen bangsa. Sangat positif dalam upaya menghijaukan kembali hutan yang telah rusak.

Sejatinya, dukungan dan kerjasama BCA dengan WWF Indonesia telah beberapa kali dilaksanakan. Pada 2013, BCA mendukung program NEWtrees WWF-Indonesia, melalui penanaman 2.400 pohon untuk mendukung perbaikan lahan di daerah sub DAS (Daerah Aliran Sungai) Ciliwung Hulu. Sebelumnya, pada 2012, melului program yang sama, BCA telah melakukan penanaman 2.750 bibit pohon pala di daerah penyangga (buffer zone) Taman Nasional Ujung Kulon, Pandeglang, Banten, dan pada 2011, menyumbang 2.000 pohon untuk Taman Nasional Gunung Rinjani, Nusa Tenggara Barat.

‘’Melalui program Bakti BCA, kami memberikan perhatian besar terhadap lingkungan. Dan, kami selalu berupaya untuk senantiasa berperan aktif, berkontribusi terhadap perbaikan lingkungan. Melalui kegiatan tanggung jawab sosial masyarakat dalam bidang lingkungan, salah satunya yang dilakukan pada saat ini,’’ terang Jahja.

Selanjutnya, peraih “Most Impressive Executive 2014” versi majalah Asiamoney ini, berharap agar kegiatan pelestarian lingkungan semakin gencar dilaksanakan. Seluruh pihak diharapkan memberikan dukungan penuh. Karena, manfaat dari kegiatan ini bisa dipetik dalam jangka panjang. ‘’Agar anak cucu kita nanti tetap dapat melihat indah dan kayanya alam Indonesia,’’ tutupnya.

Sumber : klik di sini

Share Button